Rabu, 25 Januari 2017

Tips Ini wajib Diperhatikan oleh Pendaki Berhijab. Biar Pendakianmu Kian Aman dan Nyaman!

Mendaki itu kegiatan yang Bisa dinikmati oleh semua golongan. Tanpa terkecuali. Mau kita cowok kutu buku atau cewek yang hobinya main ke mall, Seandainya kita punya keinginan dan tekad yang kuat untuk mendaki, kita pasti akan menemukan keseruannya. Cobain deh!
Begitupun demikian dengan cewek berhijab. Hijabmu tak membatasimu untuk Bisa menikmati indahnya pesona gunung. Namun, memang wajib diakui bahwa pendaki berhijab tak semudah pendaki lain di menjalankan pendakian. Selain memikirkan soal keselamatan, pendaki berhijab juga tetap wajib memikirkan soal konsekuensi hijab yang ia kenakan.
Nah, Seandainya kita cewek-cewek berhijab dan ingin menikmati indahnya gunung, kita wajib memperhatikan hal-hal ini. supaya kita tetap Bisa menikmati indahnya pesona gunung Indonesia, namun tetap menjaga batasan hijabmu.

Cewek berhijab identik dengan kesiapan fisik yang Anemia. Biar nggak gampang cedera, lebih bagus persiapkan fisikmu terlebih Dulu

Biasanya, kegiatan cewek-cewek berhijab itu terpusat di kegiatan di di ruangan. Sehingga fisiknya Anemia terlatih untuk menjalankan pendakian. Maklum, biasanya kan cewek berhijab menjaga benar-benar pergaulannya. Jadi tak sembarangan bergaul di luar.
Namun wajib diakui juga bahwa mendaki itu kegiatan yang menguras tenaga. Oleh di karenakan itu wajib hukumnya untuk mempersiapkan fisikmu terlebih Dulu. Mulailah dengan latihan fisik sederhana semisal jogging atau jalan Genjah. Tujuannya supaya fisikmu terbiasa dan nggak gampang cedera.

Tapi tetap aja, rombongan cewek berhijab tetap wajib mempunyai anggota cowok di rombongannya, ya…

Yah, meski kita merasa nyaman mendaki bareng cewek-cewek berhijab lainnya, namun tak boleh dipungkiri juga bahwa adanya anggota cowok di rombonganmu itu juga wajib. Jangan terlalu ngotot ogah memasukkan anggota rombongan cowok dengan alasan ‘bukan mahram’. wajib kita akui juga, cowok Bisa membantumu di banyak hal. Berawal Dari dari urusan bawa barang-barang berat hingga melindungimu dari bahaya. Terlalu beresiko bila cewek-cewek mendaki tanpa lelaki.

Kalau merasa kesulitan, jangan memaksa mengenakan rok panjang. Pakai sajacelana training yang longgar



Mendaki itu kegiatan yang bisa dinikmati oleh semua golongan. Tanpa terkecuali. Mau kamu cowok kutu buku atau cewek yang hobinya main ke mall, kalau kamu punya keinginan dan tekad yang kuat untuk mendaki, kamu pasti akan menemukan keseruannya. Cobain deh!
Begitupun demikian dengan cewek berhijab. Hijabmu tak membatasimu untuk bisa menikmati indahnya pesona gunung. Namun, memang harus diakui bahwa pendaki berhijab tak semudah pendaki lain dalam melakukan pendakian. Selain memikirkan soal keselamatan, pendaki berhijab juga tetap harus memikirkan soal konsekuensi hijab yang ia kenakan.

Jangan ragu untuk meminta tolong pendaki cowok saat kamu kelelahan atau tengah cedera. Nyawamu loh yang jadi taruhannya


Ini juga salah satu poin penting yang harus diperhatikan. Mendaki itu kegiatan yang memiliki banyak resiko. Salah satunya adalah cedera. Nah, buat kamu yang berhijab, jangan ragu untuk meminta bantuan pada pendaki cowok saat kamu merasa lelah atau cedera. Jangan sampai dengan alasan ‘bukan mahram’, kamu menolak ditolong oleh mereka. Selain kamu bakal merepotkan dirimu sendiri, menolak untuk ditolong oleh pendaki cowok juga merepotkan rombonganmu. Yang lebih penting lagi, yang jadi taruhannya ini nyawamu, loh. Masa iya kamu nggak sayang dengan nyawa pemberian Tuhan?


“SELAMA KITA TAAT ANGGARAN, CEWEK BERHIJAB PUN JUGA BISA MENDAKI. KITA JUGA BISA MENIKMATI INDAHNYA GUNUNG, SEMBARI TETAP MENJAGA BATASAN DARI HIJABMU”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar